Jurnal Pendidikan Interes Vol. 2, No. 2, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Interes Vol. 2, No. 2, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI SEJARAH KERAJAAN HINDU MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IV SDN 28 BENGKALIS TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

MARYANI M., S.Pd.SD.
SDN 28 Bengkalis Kab. Bengkalis Prov. Riau

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi tokoh sejarah kerajaan Hindu melalui penggunaan media gambar bagi siswa kelas IV SDN 28 Bengkalis Kecamatan Bengkalis tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian dilakukan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 selama 4 bulan yaitu mulai bulan Agustus sampai dengan November 2018. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 28 Bengkalis Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dengan subyek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan pelaksanaan tindakan sebanyak dua siklus. Dalam setiap siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan nontes yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dan ulangan harian. Hasil yang diperoleh dari penelitian, pada pembelajaran pra siklus hanya 87 siswa (35%) yang tuntas belajar. Rata-rata ulangan harian pra siklus adalah 60,5. Pada siklus I, sejumlah 11 siswa (55%) yang tuntas belajar dan rata-rata nilai ulangan hariannya adalah 67,5. Siklus II kembali menunjukkan peningkatan. Sejumlah 17 siswa (85%) tuntas belajar dan rata-rata nilai ulangan hariannya adalah 77,0. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah penggunaan media gambar mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 28 Bengkalis tahun 2018/2019 pada mata pelajaran IPS materi tokoh sejarah Kerajaan Hundu.

Kata Kunci: hasil belajar, pembelajaran IPS, media gambar 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA SISWA KELAS VI SEMESTER 1 SDN 9 SIAK KECIL KABUPATEN BENGKALIS TAHUN PELAJARAN 2017/2018

DAHNIAR, S.Pd.I
SDN 9 Siak Kecil, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Identifikasi masalah yang tampak dalam proses belajar mengajar IPA di kelas VI SDN 9 Siak Kecil Kabupaten Bengkalis tentang “Ciri Khusus Makhluk Hidup”, hasil ulangan IPA ternyata hanya 5 (41,67%) dari 12 siswa kelas VI SDN 9 Siak Kecil Kabupaten Bengkalis yang memperoleh nilai tuntas 70. Adapun nilai rata-rata IPA adalah 65,00. Ratarata nilai tersebut belum mencapai syarat ketuntasan klasikal yaitu 70. Pencapaian nilai di bawah target tersebut perlu adanya perbaikan dalam proses pembelajaran. Pemecahan masalah yang dilakukan guru yaitu dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan jenis PTK (penelitian tindakan kelas), dilaksanakan di SDN 9 Siak Kecil Kabupaten Bengkalis pada bulan Juli -Agustus 2018 Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah: siswa kelas VI yang berjumlah 12 siswa. Hasil penelitian: (1) Nilai hasil belajar pada prasiklus diperoleh rata-rata yang dicapai oleh siswa adalah 65,00. Pada Siklus I diperoleh rata-rata yang dicapai oleh siswa adalah 71,67. Terjadi peningkatan ratarata hasil belajar 6,67. Pada siklus II hasil belajar menunjukkan rata-rata 78,75. Peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 7,08; (2) Ketuntasan belajar pada prasiklus yang dicapai oleh siswa adalah 41,67% yang sudah masuk dalam kategori kurang. Pada Siklus I ketuntasan belajar 75,00% yang masuk dalam kategori baik. Terjadi peningkatan ketuntasan belajar meningkat sebesar 33,33%. Pada siklus II tingkat ketuntasan 91,67% yang masuk dalam kategori baik. Peningkatan ketuntasan belajar meningkat sebesar 16,67%. Berdasarkan indikator keberhasilan ditentukan ketuntasan belajar individu adalah 70 dan ketuntasan belajar klasikal adalah 80% maka ketuntasan dan hasil belajar siklus II ini menunjukkan ketuntasan belajar klasikal sudah tercapai.

Kata kunci: ketuntasan dan hasil belajar, model pembelajaran Jigsaw 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN SEDERHANA MELALUI MEDIA KARTU PECAHAN DI KELAS III SDN 9 BUKIT BATU 

KALSUM, S.Pd.SD.
SDN 9 Bukit Batu, Kab. Bengkalis, Prov. Riau

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas III SDN 9 Bukit Batu materi pecahan sederhana dengan menggunakan media kartu pecahan. Media kartu pecahan digunakan guru melalui sebuah permainan kartu pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas III SDN 9 Bukit Batu yang berjumlah 24 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi dan tes tertulis. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru, observasi siswa dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: hasil belajar matematika dengan menggunakan media kartu pecahan siswa Kelas III SDN 9 Bukit Batu mengalami peningkatan pada materi pecahan sederhana. Peningkatan pada siklus I sebesar 23,2% sedangkan pada siklus II sebesar 39,3%. Peningkatan tersebut disebabkan dalam menjelaskan aturan permainan kartu pecahan guru memberikan simulasi pelaksanaan permainan kartu pecahan. Dengan demikian siswa dapat melakukan permainan kartu pecahan sesuai dengan aturan permainan.

Kata Kunci: Hasil belajar matematika dan media kartu pecahan. 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS VII SEMESTER II MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 6 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Drs. BASUKI RIYADI
MTs Negeri 6 Madiun, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa Kelas VII Semester II Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan untuk memperoleh data penelitian adalah melalui pengamatan (observasi) terhadap aktivitas siswa, dengan subyek penelitian berjumlah 27 anak. Penyajian data menggunakan tehnik analisa data secara deskriptif kualitatif dengan desain penelitian menggunakan dua siklus. Tiap siklus terdapat tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian dengan menggunakan metode observasi adalah adanya perubahan aktivitas siswa dalam pembelajaran dan adanya peningkatan prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia. Adapun peningkatan prestasi belajar Bahasa Indonesia yaitu nilai rata-rata siklus I sebesar 7,26 dan siklus II sebesar 8,33. Kenaikan nilai rata-rata siklus I sampai dengan siklus II sebesar 1,07.

Kata Kunci: prestasi belajar, metode bermain peran. 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP MENGGUNAKAN METODE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 1 KALIWIRO KECAMATAN KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER I TAHUN AJARAN 2018/2019 

ARNI HANURA, S.Pd.
SD Negeri 1 Kaliwiro Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa menggunakan metode Make a Match. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Objek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Kaliwiro, Wonosobo yang berjumlah 26 siswa dan guru sebagai peneliti. Instrumen pengumpulan data adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data selanjutnya diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran menggunakan metode Make a Match berhasil meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas III SD Negeri 1 Kaliwiro, Wonosobo. Prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dalam setiap siklus penelitian. Sebelum tindakan sebagian besar siswa termasuk dalam kriteria belum tuntas dan hanya 10 siswa (38,46%) yang termasuk dalam kriteria tuntas. Pada siklus I jumlah siswa yang termasuk kriteria tuntas meningkat menjadi 15 siswa 58%) dari 26 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 24 siswa (92%) dari 26 siswa. Selain itu rata-rata nilai sejak pra tindakan, siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan. Sebelum dilakukan tindakan, nilai rata-rata adalah 68,5, pada siklus I meningkat menjadi 74,4 dan pada siklus II meningkat menjadi 80,4. Selain itu pembelajaran menggunakan metode Make a Match dapat meningkatkan antusias dan keaktifan belajar siswa, serta membuat pembelajaran lebih aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

Kata Kunci: prestasi belajar, Make a Match 

----------

MEMBANGUN BUDAYA MINAT BACA MELALUI TAT BATULA 

Dra. SUNARNI, M.Pd
Pengawas SMP, Dinas Pendidikan, Kabupaten Pasuruan

Abstrak: Tujuan kegiatan best practice ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi TAT BATULA (Tukar Artikel Teman, Baca Tulis, Laporkan) untuk membangun budaya minat baca peserta didik di SMPN 2 Grati dan SMPN 1 Nguling Kabupaten Pasuruan. Best Practices ini dilaksanakan pada semester genap mulai bulan Januari sampai dengan bulan Mei tahun 2018, merupakan pengalaman langsung dari Penulis sebagai Pengawas Pembina pada 2 Sekolah Binaan Negeri yaitu SMPN 2 Grati dan SMPN 1 Nguling Kabupaten Pasuruan tahun Pelajaran 2017/ 2018. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan Gerakan Literasi sekolah model TAT BATULA (tukar artikel teman, Baca, tulis, Laporkan) dapat membangun budaya minat baca peserta didik di SMPN 2 Grati dan SMPN 1 Nguling Kabupaten Pasuruan tahun 2018. Gerakan literasi sekolah model TAT BATULA (Tukar Artikel teman , Baca, Tulis, laporkan) tidak hanya dapat membangun budaya baca tulis yang merupakan Literasi dasar, namun memiliki dampak pengiring yaitu dapat menumbuhkembangkan literasi dasar yang lain, yaitu: Literasi Digital, Literasi Sains, Literasi Finansial, Literasi Numerasi, Literasi Budaya dan Kewargaan.

Kata kunci: best practice, implementasi TAT BATULA, membangun budaya minat baca 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI MELALUI MODEL INVESTIGASI KELOMPOK BERMEDIA VIDEO PERISTIWA ALAM SISWA KELAS VIII-D SMP NEGERI 2 WONOAYU, SIDOARJO. 

ERNA ROESYIDAH, S.Pd.
SMP Negeri 2 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembel-ajaran menulis teks eksplanasi dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video peristiwa alam siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo; (2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video peristiwa alam; (3) mendeskripsikan respon siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks eksplanasi dengan menerapkan model investigasi kelompok bermedia video peristiwa alam. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu (1) tahap perencanaan; (2) tahap kegiatan dan pelaksanaan; (3) tahap observasi dan interpretasi; dan (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa prestasi belajar siswa setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai ratarata siswa 75,28, siswa yang tuntas belajar hanya 25 siswa dari 36 siswa dan yang tidak tuntas berjumlah 11 siswa, sehingga persentase siswa yang tuntas adalah sebesar 69,44%. Sedangkan pada siklus II nilai rata-80,97 dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 siswa, sehingga persentase siswa yang tuntas adalah sebesar 91,67% (33 siswa).

Kata Kunci: menulis teks eksplanasi, model investigasi kelompok, media video peristiwa alam 

----------

PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII-H SMP NEGERI 2 WONOAYU, SIDOARJO DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE 

ANIEK IDAYATI, S.Pd.
Guru SMP Negeri 2 Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk (1) mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas VIII-H SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas VIII-H SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write; (3) mendeskripsikan respon siswa kelas VIII-H SMP Negeri 2 Wonoayu, Sidoarjo terhadap pembelajaran menulis teks eksposisi dengan menerapkan model pembelajaran ThinkTalk-Write. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu (1) tahap perencanaan, (2) tahap kegiatan dan pelaksanaan, (3) tahap observasi dan interpretasi, dan (4) refleksi. Dari hasil analisis data diketahui bahwa prestasi belajar siswa setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 74,03, siswa yang tuntas belajar hanya 23 siswa dari 36 siswa dan yang tidak tuntas berjumlah 13 siswa sehingga persentase siswa yang tuntas sebesar 63,9% (23 siswa); sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 80,14 dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 4 siswa sehingga persentase siswa yang tuntas adalah sebesar 88,9% (32 siswa).

Kata Kunci: menulis teks eksposisi, model pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write 

----------

PEMANFAATAN MEDIA MAGNETIC BOARD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TEMATIK PADA SISWA KELAS I SD NEGERI BULUPITU GONDANGLEGI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

LILIK SUHANTI, S.Pd.
SD Negeri Bulupitu, Kec. Gondanglegi, Kab. Malang

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan media magnetic board sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan prestasi belajar Tematik pada siswa. Diharapkan melalui pemanfaatan media magnetic board ini diharapkan dapat membantu guru dalam menerangkan materi pembelajaran, tidak hanya satu mata pelajaran, tetapi beberapa mata pelajaran sekaligus. Pada penelitian ini, yang menjadi fokus kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan media magnetic board adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan PPKn yang secara tematik terintegrasi dalam Tema 7, Sub Tema 1, Pembelajaran 3. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa prestasi belajar siswa Kelas I SD Negeri Bulupitu Gondanglegi mengalami mengalami peningkatan, hal ini diindikasikan oleh penilaian peneliti terhadap hasil evaluasi belajar yang dilaksanakan tiap akhir siklus pembelajaran, setelah melaksanakan kegiatan inti berupa pemanfaatan media magnetic board. Jika pada pelaksanaan Siklus I persentase ketuntasan belajar siswa masih sebesar 37,84%, maka pada pelaksanaan Siklus II sudah mencapai 86,49%.

Kata Kunci: media, magnetic board, prestasi belajar 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN CONGKLAK DI KELOMPOK A TK DHARMA WANITA PUPUS 5 KECAMATAN LEMBEYAN KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019

TITIK SUWARTI, S.Pd.
TK Dharma Wanita Pupus 5 Ds. Pupus, Kec. Lembeyan, Kab. Magetan

Abstrak: Berhitung merupakan bagian matematika yang perlu dikembangkan pada anak usia dini karena keterampilan berhitung sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama konsep bilangan yang merupakan juga dasar bagi pengembangan kemampuan matematika maupun kesiapan untuk mengikuti pendidikan dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan media congklak dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah Kelompok A TK Dharma Wanita Pupus 5 yang berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi sedangkan analisis menggunakan statistik deskriptif. Dari hasil analisis data diperoleh kemampuan anak dalam memahami berhitung siklus 1 pertemuan 1 diperoleh 56,25%, pertemuan 2 diperoleh 68,75%. Hal ini menunjukkan penelitian tindakan kelas ini belum berhasil karena target yang ditentukan adalah ≥ 75%, maka penelitian berlanjut pada siklus 2. Pada siklus 2 pertemuan 1 diperoleh 81,25% dan pertemuan 2 diperoleh 93,75%. Berdasarkan analis data pada siklus 2 baik pertemuan 1 dan 2 maka target yang diharapkan dinyatakan tercapai. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan congklak dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak di TK Dharma Wanita Pupus 5, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

Kata Kunci: berhitung, permainan congklak, anak usia dini 

----------

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGENAL PECAHAN SEDERHANA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KARTU DOMINO SISWA KELAS III SD NEGERI 2 JARAKSARI KECAMATAN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

YULITA NANIK HERIYANTI, S.Pd.
SD Negeri 2 Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika tentang mengenal pecahan sederhana menggunakan alat peraga kartu domino bagi siswa kelas III SD Negeri 2 Jaraksari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 (dua) skilus. Tiap siklus berlangsung dalam 2 kali pertemuan. Tiap siklus terdiri dari 4 (empat) tahap, yakni perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Rata-rata nilai tindakan pada studi awal adalah 57,6, siklus I adalah 70.9, sedangkan rata-rata nilai hasil tindakan siklus II adalah 87,3, antara tindakan pada siklus I dan siklus II terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Pada pelaksanaan studi awal siswa yang tuntas ada 11 siswa atau 32.4%, siklus I terjadi peningkatan menjadi 17 siswa atau 50%, pada siklus II menjadi siswa yang tuntas 33 siswa atau 97% dari jumlah siswa.

Kata kunci: matematika, pecahan sederhana, alat peraga kartu domino 

----------

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBAGAI BENTUK PECAHAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 JENGKOL KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUPIYATI, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Jengkol, Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar matematika pada materi berbagai bentuk pecahan siswa kelas IV SD Negeri 2 Jengkol dengan menggunakan pendekatan RME (Realistic Mathematics Education). Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini mengikuti prosedur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diperoleh hasil evaluasi yang dilakukan pada akhir tindakan siklus 1, nampak adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi pecahan setelah diterapkan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). siswa yang memperoleh nilai lebih besar sama dengan 75 secara klasikal sebanyak 22 orang siswa atau sekitar 62.9% dengan nilai rata-rata 73.7 meningkat dari hasil yang diperoleh pada tes awal sebelumnya. Pada siklus II, siswa memperoleh nilai lebih besar sama dengan 75 sebanyak 34 siswa orang atau 97.1%, dengan nilai ratarata 85,29.

Kata kunci: matematika, pecahan, pendekatan RME (Realistic Mathematics Education)

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal, memesan jurnal (cetak), ataupun berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


0 Response to "Jurnal Pendidikan Interes Vol. 2, No. 2, Th. 2019"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel